Kamis, 19 April 2012

BOROBUDUR YANG TIDAK LAGI MENJADI 7 KEAJAIBAN DUNIA


Borobudur… salah satu keajaiban dunia ini telah ditinggalkan. Borobudur yang didirikan pada tahun 800 M ini telah ditetapakan oleh UNESCO sebagai salah satu peninggalan penting sejarah manusia yang sangat perlu dilestarikan. Bahkan, dulu sempat menjadi salah satu dari 7 kejaiban dunia di antara Piramida Mesir, Tembok Raksasa China, Taj Mahal India, Menara Condong Pisa, Coloseum di Roma, Menara Eiffel Paris dan yang paling membagakan Indonesia Borobudur.
Tapi sekarang, pamornya telah memudar. Seiring dengan survei yang dilakukan oleh new7wonder melalui voting yang dilakukan di internet, Borobudur kalah, sehingga tidak masuk ke dalam 7 keajaiban baru dunia versi new7wonder.
Ironis. Bangsa ini memang hanya mau menikmati sesuatu tanpa mau berusaha. Ketika Borobudur kala, maka sejuta alasan dikemukakan sebagai kambing hitam pengalihan tanggung jawab.
Padahal Borobudur itu tidak kalah hebat dengan wonder-wonder lainnya. Arsitekturnya luar biasa, sangat simetris, dibangun dengan tidak memakai perekat sama sekali, dan memiliki sistem drainase yang sudah sangat modern menandakan tingginya budaya masyarakat pada waktu itu.
                                                               salah satu gambarnya

Ukuran-ukiran reliefnya juga luar biasa. Diukir dengan begitu luar biasa, dan yang sangat penting, relief ini meninggalkan berbagai macam carita dengan nilai-nilai yang tidak akan punah oleh zaman. Hal ini tidak ditemukan diwonder-wonder lainnya.
Tapi sayang, sekali lagi bangsa ini tidak merawat emas yang telah dititipkan kepadanya. Kurangnya promosi, dan perawatan yang masih sangat terbatas menjadi senjata mematikan.
Dan sekarang, ketika Indonesia, mewakilkan salah satu dari kekayaan alam negeri ini di new 7 wonder of nature, yaitu Komodo, sebagai salah satu dari 7 keajaiban alam baru di dunia, terkesan sangat tidak penting, tidak serius. Sangat ironis. Terlihat dari posisi Komodo yang masih berada di papan bawah poling.
Di media, baik cetak maupun elektronik, hal ini tidak pernah digembar-gemborkan. Media lebih senang memuat berita skandal seks politisi atau artis daripada memuat secuil berita, mempromosikan bangsa ini paling tidak di negerinya sendiri, untuk memilih demi kebanggaannya sendiri.
Padahal Komodo itu sangat unik, dari sekian finalis, hanya Komodo satu-satunya yang merupakan wonder untuk hewan. Dari sini sudah jelas memiliki keunikan yang sangat luar biasa. Tapi setelah voting ditutup, dan kalah, tah apa lagi alasan yang akan dikarang sebagai kambing hitam pengalihan tanggung jawab.
Inilah negeri yang selalu memandang sesuatu dari uang tidak nilai dan harga diri yang tidak bisa dibeli oleh uang…

sumber : google 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar